[ad_1]
Data tengah jadi industri yang menjanjikan. Apakah kamu tertarik memasukinya? Nah, walau tak punya pengalaman kerja, ada cara dan trik untuk menjadi data scientist, lho.
Kira-kira, apa sajakah trik itu? Simak selengkapnya dalam artikel ini, yuk!
1. Tingkatkan skill-mu
© Id.theasianparent.com
Pertama-tama, kamu harus punya skill-nya dulu. Ini tentu membuatmu bisa bekerja dan menyelesaikan proyek dengan baik.
Mengutip Towards Data Science, skill–skill itu di antaranya:
- statistika dan peluang
- bahasa pemrograman Phyton, R, SQL, dan lain-lain
- database management
- visualisasi data
- machine learning
- dan lain-lain
Meski banyak, kamu tak perlu khawatir. Kamu bisa mempelajari semuanya dengan ikut Eksekutif ExpertClass.
Dalam kelas ini, Eksekutif sudah menghimpun sederet praktisi hebat. Mereka akan membagikan serangkaian ilmu serta pengalaman kepadamu.
Kamu juga bisa memilih kelas sesuai dengan kebutuhan, lho. Sebab, ada banyak variasi yang ditawarkan.
Ingin belajar dasar data science yang lebih umum? Ada pilihannya.
Ingin memperdalam machine learning sampai penggunaan bahasa tertentu. Ikuti saja kelasnya.
Selain kelas biasa, ada juga workshop yang punya durasi lebih lama. Selepas workshop ini, kamu akan diminta praktik langsung agar makin menguasai materi.
Psst, kuota kelas-kelas ini terbatas, lho. Jangan sampai kamu kehabisan, ya! Segera ikut Eksekutif ExpertClass dengan klik gambar di bawah ini.
Dengan cara ini, kamu tentu bisa menguasai skill dan menjadi data scientist yang andal.
2. Perbarui CV-mu
Sekarang, kita masuk ke CV. Dokumen melamar kerja ini penting untuk kamu perhatikan.
Sebab, ia jadi “surat perkenalan”-mu kepada rekruter. Kalau ditulis dengan kurang tepat, kamu bisa kehilangan peluang.
Terlebih lagi, kamu belum punya pengalaman kerja di bidang data sama sekali. Jika begitu, apa yang harus kamu tuliskan? Tenang saja, ada solusinya.
Mengutip 365 Data Science, kamu bisa memasukkan proyek-proyekmu sebelumnya. Ada juga pilihan untuk memasukkan pengalaman magang kerja.
Belum punya proyek sama sekali? Tenang, kamu bisa ikut kompetisi di Kaggle atau situs lainnya, lalu menuliskan karyamu di CV.
Ada juga pilihan untuk merancang proyek sendiri, lho. Cari saja dataset yang beredar di internet. Setelah itu, olah semuanya sesuai dengan yang kamu mau.
Sebagai tambahan, saat menuliskan pengalaman ini, kamu juga bisa mempertegas skill yang kamu punya.
Contohnya ada di bawah ini.

© Eksekutif
Jangan lupa, cantumkan juga sertifikat kelas data science-mu, ya! Dengan cara ini, kamu bisa meyakinkan rekruter meski tak belajar jadi data scientist secara formal.
3. Bangun portofolio
Selain CV, portofolio juga tak kalah penting, lho.
Dalam curriculum vitae, kamu hanya menjelaskan karyamu secara singkat. Di portofolio, kamu membawa rekruter menuju hasil kerja nyatamu.
Saat belum berpengalaman, bingung harus mulai dari mana? Mengutip Springboard, tips membangunnya adalah:

© Eksekutif
Dengan begitu, rekruter bisa menilai dengan baik.
4. Perbanyak networking
Networking sangat penting untuk kariermu, lho. Ia juga jadi salah satu cara menjanjikan untukmu yang akan mulai menjadi data scientist.
Manfaat-manfaatnya di antaranya:
a. Pertukaran ide

© Pexels.com
Apa yang tengah jadi tren di dunia data science? Bagaimana tanggapan data scientist soal tren itu?
Semua ini tentu penting kamu ketahui. Akan tetapi, dari manakah kamu bisa mendapat informasi tentangnya?
Networking adalah jawabannya. Dengan kenal banyak orang, kamu bisa bertukar ide dan mengetahui topik hangat dalam industri ini.
b. Membuat namamu dikenal

© Freepik.com
Terdengarnya namamu ternyata membuka peluang kerja baru, lho. Siapa tahu, ada rekruter yang sedang mencari orang sepertimu.
Mengutip Forbes, kamu juga bisa bertemu klien baru. Siapa tahu, proyek baru ini membawamu menuju puncak karier.
Kadang kala, hasil dari pengembangan jaringan ini juga tak instan. Kamu bertemu orang lain, menjaga hubungan, lalu baru mendapat kesempatan bertahun-tahun lagi.
Oleh karena itu, terus perluas jaringanmu, ya! Proses ini tak ada ruginya.
Tenang saja, kamu tak harus datang ke seminar atau workshop langsung, kok. Di masa kini, kamu bisa menggunakan media sosial profesional untuk melakukannya.
Itulah sederet cara menjadi seorang data scientist. Setelah melakukan semuanya, kamu tentu sudah siap melamar kerja.
Tak perlu bingung mencari peluang ini. Eksekutif punya lowongan kerja data scientist yang siap kamu lamar.
Jadi, tunggu apa lagi? Raih karier impianmu sekarang, yuk!
[ad_2]