Eks Aset Tommy Soeharto Tak Laku Dilelang, Pembeli Takut? - MAJALAH EKSEKUTIF (eksekutif.com)

Eks Aset Tommy Soeharto Tak Laku Dilelang, Pembeli Takut?

  • Bagikan
Eks Aset Tommy Soeharto Tak Laku Dilelang, Pembeli Takut?
banner 468x60


Jakarta, Eksekutif – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan buka-bukaan terkait penyebab lelang aset milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto yang tak ada peminat. Sehingga lelang tersebut harus dijadwalkan ulang.

Direktur Hukum dan Humas DJKN Kemenkeu Tri Wahyuningsih Retno Mulyani membantah jika aset tersebut tak laku karena terlalu mahal. Melainkan karena kondisi ekonomi yang masih diterpa pandemi Covid-19.

Menurutnya, dengan kondisi ekonomi yang baru pulih, banyak masyarakat yang belum memikirkan untuk menambah aset baru. Padahal harga lelang dinilai sudah sebanding dengan empat aset tanah yang dijual.

“Soal aset Tommy Soeharto yang nggak laku kita sadari bersama bahwa kondisi saat ini adalah kondisi ekonomi seperti apa. Itu jadi salah satu faktor. Kan aset berapa tanah, itu pasti untuk pasti investasi. Itu kenapa tidak ada peminat atau yang setor jaminan saat lelang kemarin,” ujarnya dalam media briefing, Jumat (14/1/2022).

Terkait dengan pembeli takut aset bermasalah karena bekas kasus BLBI, ia menyebutkan tidak mengetahui dengan pasti. Ia menekankan bahwa semua aset yang dilelang tersebut sudah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

“Kalau soal pembeli takut, karena saya bukan pembeli tapi yang pasti ini lelang yang dilaksanakan negara tentunya legalitas dari bukti dan kenapa bisa dilelang pasti sudah ada,” jelasnya.

Lanjutnya, bahkan pemerintah sudah memiliki surat-surat dari semua tanah milik Tommy Soeharto yang dilelang tersebut. Ini demi memenuhi kewajiban negara dari utang-utang Tommy.

“Salah satunya sertifikat, tentunya kita punya sertifikat. Semua orang tahu ini dalam konteks untuk kembalikan uang kepada negara,” pungkasnya.

Sebagai informasi, lelang aset Tommy Soeharto yang dilaksanakan pada Rabu (12/1/2022) pukul 12.00 tidak ada peminat. Sehingga lelang yang dilakukan secara tertutup melalui internet (closed bidding) tersebut akan dijadwalkan ulang sampai laku.

[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *