Kebiasaan Pemicu Jerawat di Telinga, Terlalu Sering Pakai Earbud

  • Bagikan
Tak hanya mengganggu penampilan, jerawat di telinga jelas menimbulkan rasa tidak nyaman. Berikut kebiasan yang picu jerawat di telinga.


Jakarta, Eksekutif

Tak hanya mengganggu penampilan, jerawat di telinga jelas menimbulkan rasa tidak nyaman. Umumnya jerawat disebabkan pori-pori yang tersumbat oleh kombinasi minyak, bakteri dan kulit mati.

Tidak heran area kulit dengan konsentrasi sebum atau minyak tinggi bakal rawan berjerawat.

“Ini biasanya berarti zona T pada wajah, dada, punggung dan bahkan telinga,” ujar Joshua Zeichner, direktur kosmetik dan penelitian klinis di departemen dermatologi di Mount Sinai Hospital, seperti dikutip Diri sendiri.

Tanpa Anda sadari, kebiasaan berikut akan memicu jerawat di telinga.

1. Pemakaian kacamata dalam jangka waktu lama

Buat sebagian orang, kacamata benar-benar diperlukan dalam keseharian dan nyaris tidak bisa lepas. Namun ternyata ini bisa rentan memicu jerawat.

Robert Anolik, asisten profesor klinis di Departemen Dermatologi Ronald O. Perelman, New York University, kasus ini disebut oklusi.

Oklusi merupakan istilah untuk menggambarkan setiap kejadian di mana kulit tersumbat secara fisik dan tidak dapat melepaskan kulit mati secara normal sehingga mengakibatkan jerawat.

Jerawat pada pengguna kacamata biasanya akan muncul di sepanjang garis kacamata mulai pelipis sampai lipatan telinga. Kacamata akan menjebak minyak, riasan dan kotoran.

Oleh karenanya penting untuk sesekali melepas kacamata dan memastikan kacamata dalam kondisi bersih sebelum dikenakan.

2. Penggunaan earbud atau earphone

Keberadaan earphone dengan kabel kini seakan tergantikan dengan earbud di mana Anda tinggal mengandalkan koneksi bluetooth. Namun Anda perlu hati-hati, sebab earbud bisa memicu jerawat di area lubang telinga.

Lauren Levy, ahli dermatologi dan ahli jerawat, menjelaskan earbud biasanya didesain untuk bisa sampai masuk ke dalam lubang telinga sehingga menekan saluran telinga.

Jika terjadi terus-menerus dan dalam waktu lama, ini bisa menghambat folikel rambut pada telinga dan menahan kotoran serta bakteri.

Bakteri penyebab jerawat bakal berkembang biak dengan baik mengingat lingkungan telinga yang hangat dan lembap. Sebuah lingkungan yang ideal buat bakteri.

3. Saling meminjamkan earbud

Suatu hal yang bijak jika Anda hanya menggunakan earbud yang biasa digunakan. Meminjam atau meminjamkan earbud pada orang lain bakal mendatangkan bakteri baru sehingga memicu jerawat.

“Jika Anda harus menggunakan earbud secara bergantian, pertimbangkan untuk mengelapnya dengan lembar alkohol atau tisu antibakteri,” saran Levy, seperti dikutip orang dalam.

4. Telinga lama tidak dibersihkan

Kotoran telinga (earwax) juga bisa menyumbat pori pada telinga. Anolik berkata, jika Anda tidak membersihkan telinga, ketika terjadi penumpukan kotoran akan mengarah pada jerawat.

Sebaiknya jadwalkan membersihkan telinga jika dirasa kotoran telinga mulai menumpuk.

(yang / agn)

[Gambas:Video CNN]


.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tak Hanya Produk Branding, Media Massa Pun Dipalsukan Seperti Majalah EKSEKUTIF ini