Waspadai 7 Tanda Perusahaan yang Toxic, Adakah di Kantormu? - MAJALAH EKSEKUTIF (eksekutif.com)

Waspadai 7 Tanda Perusahaan yang Toxic, Adakah di Kantormu?

  • Bagikan
Waspadai 7 Tanda Perusahaan yang Toxic, Adakah di Kantormu?
banner 468x60


Kalau merasa kurang nyaman bekerja di perusahaan saat ini, mungkin saja itu adalah tanda budaya perusahaan atau budaya perusahaan yang beracun.

Beracun di sini berarti budaya perusahaan tersebut kurang baik dan tidak mendukung perkembanganmu dalam karier.

Yuk, kenali tanda-tandanya dari rangkuman Eksekutif di artikel berikut ini!

1. Pendapat tidak dihargai

© Freepik.com

Merasa kecewa karena pendapatmu tidak dihargai bukan berarti kamu sensitif.

Justru, ini adalah salah satu tanda dari budaya perusahaan yang beracun menurut Ikatan Tim.

Ketika kamu bersuara untuk menyampaikan sesuatu, perusahaan dengan budaya yang baik harusnya terbuka untuk mendengarkan siapapun.

Apa pun itu, opini semua orang berhak untuk ditampung dan dipertimbangkan untuk kemajuan perusahaan.

2. Sering terjadi konflik

Konflik sebenarnya merupakan hal yang wajar di tempat kerja.

Akan tetapi, jika situasi sering panas karena terjadi konflik terus menerus tanpa solusi, ini adalah salah satu tanda bahwa budaya perusahaan itu beracun.

Lingkungan yang tidak positif membuat karyawan sulit untuk menjadi produktif dan mencapai tujuan perusahaan.

Tanpa kolaborasi, pekerjaan akan sulit diselesaikan.

Hal ini juga disampaikan oleh Scott Dust, PhD, Profesor Manajemen di Miami University kepada Trello.

3. Komunikasi buruk

tanda budaya perusahaan yang beracun

© Freepik.com

Komunikasi merupakan salah satu modal utama untuk memastikan kerja sama tim yang baik.

Oleh karena itu, komunikasi yang buruk merupakan tanda perusahaanmu tidak memiliki budaya yang suportif bagi karyawannya.

Masalah komunikasi ini bisa terjadi antar rekan kerja maupun pada atasan.

Jika ada rasa bahwa semua orang bekerja terlalu individualis, sulit untuk diajak diskusi, dan sebagainya, hal ini perlu diperbaiki secepatnya.

4. Pergantian karyawan tinggi

Karena rasa tidak nyaman, biasanya banyak karyawan yang berhenti dalam waktu singkat.

Ini merupakan salah satu tanda budaya perusahaan beracun yang paling mudah disadari.

Selain berdampak buruk bagi pengeluaran dan operasional perusahaan, hal ini juga membuat karyawan lainnya jadi semakin tidak betah saat kerja.

Ketika melihat hal ini, kamu boleh mulai mencari kesempatan lain yang lebih baik.

Jika ingin mencari peluang kerja baru, yuk, coba kunjungi Eksekutif dan temukan lowongan yang cocok denganmu.

Mengetuk tombol di bawah ini, ya.

CARI LOWONGAN

5. Tidak ada keseimbangan kehidupan kerja

tanda budaya perusahaan yang beracun

© Freepik.com

Keseimbangan kehidupan kerja yang baik merupakan tanda perusahaan yang memiliki budaya kerja positif.

Perusahaan seharusnya bisa menjamin keseimbangan antara waktu kerja dan istirahat bagi seluruh karyawannya.

Bayangkan jika tidak, kamu akan bekerja tanpa waktu yang jelas dan lama-kelamaan merasa stres.

6. Tidak merasa nyaman secara psikologis

Kalau kamu merasa takut berlebihan ketika melakukan kesalahan, tidak berani untuk mengutarakan opini, dan hal lainnya, ini bisa jadi tanda bahwa kantormu memiliki budaya perusahaan yang beracun.

Seperti tanda-tanda lainnya, hal ini bisa membuat kerja menjadi tidak efisien dan justru menimbulkan banyak masalah lainnya di waktu mendatang.

Kantor dengan karyawan yang tidak berani untuk berbicara tidak bisa berinovasi dengan maksimal.

Retensi karyawan pun akan rendah.

7. Perlakuan yang tidak adil

tanda budaya perusahaan kurang pas

© Newscafe.ne.com

Merasa kamu tidak diperlakukan sama dengan rekan kerja?

Pasti rasanya tidak enak. Meski demikian, jangan sedih karena ini bukan salahmu.

Perlakuan yang tidak adil ini merupakan tanda lainnya budaya perusahaan yang beracun.

Seharusnya semua karyawan diperlakukan sama.

Itu dia beberapa tanda yang perlu diwaspadai di kantor.

Jika itu terjadi pada Anda, Anda bisa menyampaikan kekhawatiran ini kepada atasan Anda.

Akan tetapi, semoga tidak ada yang terjadi padamu, ya!

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *